Senin, 17 Februari 2014

Makna Lambang Maisaan

Makna Lambang Maisaan


Bentuk

1. Bintang segi delapan

Identik dengan lambang Islam. Bintang segi delapan melambangkan delapan penjuru mata angin, yang menyiratkan makna seperti dalam QS. Al-Baqarah : 115, yakni ke mana pun kamu menghadap, di sanalah wajah-Nya.

Bintang segi delapan merupakan kombinasi dari tiga ornamen yang masing-masing memiliki makna tersendiri. Segi tiga sebagai simbolisasi dari kesadaran untuk berserah diri serta sifat sifat harmoni, persegi sebagai suatu simbolisasi dari pemahaman tentang duniawi, dan hexagon simbolisasi dari surga yang dikombinasikan menjadi bentuk baru, yaitu segi delapan. Bintang merupakan simbolisasi dari pengembangan/penyebaran agama Islam juga memperlihatkan kerja sama yang konsisten, strategis, dan sinergis dalam membangun suatu kepentingan dan tujuan bersama.

2. Masjid

Yaitu rumah tempat ibadah umat Muslim. Masjid artinya tempat sujud. Selain tempat ibadah masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim. Kegiatan - kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Al Qur'an sering dilaksanakan di Masjid. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan dalam aktivitas sosial.

3. Kitab

Sebagai pedoman hidup. Dalam hal ini. LDK Maisaan dengan background dakwah berpedoman pada Al-Qur’an.




Warna

1. Hijau

Ini dikutip dari Qur’an yang menceritakan bahwa gambaran syurga penuh dengan nuansa warna hijau, warna yang disukai oleh Allah yang mencipta warna itu sendiri dan indah pula sehingga menghiasi Syurga. Harapannya, ingin termasuk/ tergolong hamba yang disayang dan diizinkan ALLAH masuk ke dalam syurgaNYA.

dikaitkan dengan warna alam yang menyegarkan, membangkitkan energi dan juga mampu memberi efek menenangkan, menyejukkan, menyeimbangkan emosi, seperti halnya agama Islam, agama penyejuk hati yang sealu identik dengan warna hijau.


2. Biru

Komunikasi, dinamis, air laut, kreatifitas, loyalitas, kepandaian, panutan, ide, berbagi. Perumpamaan seperti air laut yaitu haus akan ilmu.


3. Hitam

Tulisan Lembaga Dakwah Kampus MAISAAN merupakan nama LDK pada STIFI Bhakti Pertiwi Palembang.


Semoga tulisan ini bisa memberi pencerahan mengenai organisasi LDK Maisaan yang ada di kampus STIFI Bhakti Pertiwi dan memaknai arti lambangnya, syukron katsir. Jazakumullah khair..

Minggu, 26 Januari 2014

JANGAN PUTUS ASA




Kadang kita bertemu dengan orang-orang yang sering mengeluh, meratap (bahkan tk menutup kemungkinan itu kita sendiri): “Ya Allah, berapa kali aku bertaubat kepada-Mu, berapa kali pula setelahnya aku melanggar lagi”.

Yah bersyukurlah orang-orang yang punya rasa menyesal seperti ini. Tetapi orang yang seperti ini tidak perlu berputus asa, sebab Allah itu “Qod kataba ‘alaa nafsihi-r Rohmah”, Alah itu Maha Welas asih. Di surat as-Syuro ayat 28 disebutin, “Wa Huwa-l Ladzi yaqbalu-t Taubata ‘An ‘ibadihi”. Dan Dia-lah yang Menerima taubat hamba-hambanya. Karena memang Allah adalah dzat yang menerima taubat dari hamba-hambanya (yang mau taubat tentunya).

So, kalau begitu jangan seperti orang sakit yang bilang,: “Aku tidak akan bertaubat sampai aku peroleh kesembuhan”, tapi nasehati dia, “Eh, kamu tidak bakal sembuh kalau kamu tidak mau berobat!!!”.
Yah, sebagaimana kamu tidak bisa mengharap datngnya rizki kecuali dengan usaha, begitu juga kamu tidak bisa mengharap pengampunan dan ridho kecuali dengan taubat.

*ket : usaha disini ada dua, Ihtisaab (seperti para Kyai), dan iktisaab (seperti petani, pedagang)

Jumat, 27 Desember 2013

NESTAPA AKHIR TAHUN




Mungkin beberapa hari lagi
akan ada bayang-bayang baru
yang membawaku menuju perenungan
yang telah menjadi debu, yang telah melayangkannya,
dan yang telah melabuhkannya pada dasar gersang kemudian hujan.

Seperti halnya musim-musim
yang terus tertata dengan rapi,
di dalam perapian jejak -
ketika masa-masa menaungi pemikiran
untuk melangkah pada tepian padang ilalang.

Berlarilah lalu berhentilah!
dengan semedi, ku temukan riwayat angin
melalui penafsiran isyarat-isyarat kedamaian
dan terciptalah sebuah kelopak mata
dari pergantian aksara dan angka-angka yang meruang
dalam daftar pensucian silsilah
serapan perubahan, bergantilah pada telapak angka baru!

Palembang | Desember 2013

Selasa, 03 Desember 2013

SEBUTIR MASA







Yang telah terdampar dari hunusan desah, meluaplah!
       jejak-jejak yang tertinggal kemarin sore masih membekas dalam getiran bayang bulan
       melalui geraian angin setapak langkah memberikan isyarat bayang-bayang sendu 
       yang melumat ukiran awan dan kemudian mengembun.

Ada bahasa alam yang menyampaikan suatu pagi yang nantinya berselimutkan kalbu
       dan melapisi kesejukan cahya sebagai nafas kerinduan.

Pada geladak yang sesekali mancuri suara derikan, mulai membuka sejarah
        ketika anak-anak kaki berlarian mencari pintu demi sepenggal cahaya
        yang menyela dari lobang atap yang meratap. Meskipun segelintir ruang untuk benafas, 
        tetapi inilah rindu sama seperti anak-anak itu yang masih berlarian mencari nadinya
        yang tergambar sebuah warna dari wajahnya.

Seperti senandung mimpi, hanyalah tengadah kepada-Nya memberikan ritme waktu
       akan genggaman semakin erat dan segelintir peradaban berunut dengan kisah lebih cerah.

Sebutir masa ialah penafsiran yang selaras dengan pembulatan nada,
       beralun merdu ketika pilar berdiri melalui sebuah genggaman,
       pun rahasia alam mulai membuka kerimbunan yang penuh dengan deretan embun mengembang,
       menerka, atau bahkan merasuk ke dalam jejak-jejak yang terukir karena muasal telah tertimbun
       oleh fajar.

Hanya sebutir masa yang menjadi doa,
       ketika kedipan mata membuka terik matahari menjadi awan baru
       yang penuh dengan lukisan baru dan nafas yang menggebu.

Sebutir masa bukan massa lalu tetapi cahya perindu.


Palembang | Desember 2013

Selasa, 05 November 2013

Lembaga Dakwah Kampus



A.    Definisi & Ruang Lingkup

Dakwah kampus adalah implementasi dakwah ilallah dalam lingkup perguruan tinggi. Dimaksudkan untuk menyeru civitas akademika ke jalan Islam dengan memanfaatkan berbagai sarana formal/informal yang ada di dalam kampus. Dakwah kampus bergerak di lingkungan masyarakat ilmiah yang mengedepankan intelektualitas dan profesionalitas.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa aktivitas dakwah kampus merupakan salah satu tiang dari dakwah secara keseluruhan, puncak aktivitasnya serta medan yang paling banyak hasil dan pengaruhnya terhadap masyarakat.

B. Latar Belakang Adanya Dakwah Kampus

a. Rasulullah SAW selalu memberikan perhatian yang cukup besar terhadap para pemuda.
b. Pentingnya dukungan para pemuda sebagai prasyarat tegaknya suatu pemikiran atau pergerakan.
c. Adanya kekhasan mahasiswa Indonesia
d. Pelajaran dari sejarah
e. Masalah regenerasi, pewarisan nilai dan pengalaman merupakan suatu hal yang wajib diperhatikan demi keberlangsungan dakwah
f. Kampus merupakan medan kompetisi antar pergerakan yang lebih terbuka

C. Keistimewaan Mahasiswa

a.         Quwwatus-syabaab (kekuatan pemuda)
Sejak zaman Rasulullah SAW, pemuda merupakan barisan utama dalam memperjuangkan risalah Islam. Pemuda memiliki semangat serta dinamis dalam melakukan segala aktivitas. Hal ini yang menjadikan pemuda selalu memberikan banyak pengaruh dalam perubahan sebuah kaum atau bangsa.
b.         Atho bilaa tahazzub (memberi tanpa berpihak)
Mahasiswa memiliki pandangan jauh ke depan dan mempunyai sebuah pandangan objektif dan rasional dalam banyak hal. Kekuatan prinsip ini menjadikan perjuangan mahasiswa terjaga idealismenya dan mampu
menjunjung nilai kejujuran dan kemurnian sebuah perjuangan.
c.          Qaumun ‘amaliyyun (selalu bekerja)
Wawasan, kompetensi serta kepedulian seorang mahasiswa menjadikan mereka kaum yang progresif dan dinamis. Sifat ini memberikan sebuah energi yang besar dalam bekerja dan beramal secara terus menerus dan dapat mengikuti perubahan zaman.
d.        Al mar’atu war-rijal (wanita dan pria)
Persoalan umat mencakup wilayah pria dan wanita, sedangkan mahasiswa merupakan komunitas yang terdiri dari pria dan wanita. Sehingga komunitas mahasiswa ini akan mampu memperjuangkan permasalahan umat.
e.         Laa istibdaad (tanpa keditaktoran)
Mahasiswa tidak bersifat pragmatis terhadap sebuah kepentingan yang bisa memicu perbedaan dan perselisihan. Rasa kebebasan dan kemerdekaan sebagai seorang mahasiswa yang beriman dan berilmu, mendorong mereka terbuka untuk sebuah musyawarah demi mencapai keputusan terbaik.
f.           ‘Alamiyyah (internasional)
Kesamaan status sebagai mahasiswa, membuat mereka jauh dari fanatisme kedaerahan, agama, maupun ras. Mahasiswa bisa bertemu dan berhimpun bersama atas nama mahasiswa, tanpa batasan bangsa maupun ras.


Dikutip dari official website Puskomda Sumsel.

Formulir Pendaftaran LDK Maisaan STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu, LDK Maisaan Open Recruitment !!! kami membuka pendaftaran bagi ikhwan dan akhwat fillah. adapun persyaratan : 1. Bertaqwa kepada ALLAH Swt. 2. Mahasiwa/i aktif STIFI BP Maks. Semester IV semua PRODI. 3.Mengisi Form Pendaftaran 4. Berkomitmen Tinggi 5. Motivasi Untuk jadi lebih baik. Let's Join Us ! Silahkan mengisi formulir pendaftaran berikut :