Makna Lambang Maisaan
Bentuk
1. Bintang segi delapan
Identik dengan lambang Islam. Bintang segi delapan melambangkan delapan penjuru mata angin, yang menyiratkan makna seperti dalam QS. Al-Baqarah : 115, yakni ke mana pun kamu menghadap, di sanalah wajah-Nya.
Bintang segi delapan merupakan kombinasi dari tiga ornamen yang masing-masing memiliki makna tersendiri. Segi tiga sebagai simbolisasi dari kesadaran untuk berserah diri serta sifat sifat harmoni, persegi sebagai suatu simbolisasi dari pemahaman tentang duniawi, dan hexagon simbolisasi dari surga yang dikombinasikan menjadi bentuk baru, yaitu segi delapan. Bintang merupakan simbolisasi dari pengembangan/penyebaran agama Islam juga memperlihatkan kerja sama yang konsisten, strategis, dan sinergis dalam membangun suatu kepentingan dan tujuan bersama.
2. Masjid
Yaitu rumah tempat ibadah umat Muslim. Masjid artinya tempat sujud. Selain tempat ibadah masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim. Kegiatan - kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Al Qur'an sering dilaksanakan di Masjid. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan dalam aktivitas sosial.
3. Kitab
Sebagai pedoman hidup. Dalam hal ini. LDK Maisaan dengan background dakwah berpedoman pada Al-Qur’an.
Warna
1. Hijau
Ini dikutip dari Qur’an yang menceritakan bahwa gambaran syurga penuh dengan nuansa warna hijau, warna yang disukai oleh Allah yang mencipta warna itu sendiri dan indah pula sehingga menghiasi Syurga. Harapannya, ingin termasuk/ tergolong hamba yang disayang dan diizinkan ALLAH masuk ke dalam syurgaNYA.
dikaitkan dengan warna alam yang menyegarkan, membangkitkan energi dan juga mampu memberi efek menenangkan, menyejukkan, menyeimbangkan emosi, seperti halnya agama Islam, agama penyejuk hati yang sealu identik dengan warna hijau.
2. Biru
Komunikasi, dinamis, air laut, kreatifitas, loyalitas, kepandaian, panutan, ide, berbagi. Perumpamaan seperti air laut yaitu haus akan ilmu.
3. Hitam
Tulisan Lembaga Dakwah Kampus MAISAAN merupakan nama LDK pada STIFI Bhakti Pertiwi Palembang.
Semoga tulisan ini bisa memberi pencerahan mengenai organisasi LDK Maisaan yang ada di kampus STIFI Bhakti Pertiwi dan memaknai arti lambangnya, syukron katsir. Jazakumullah khair..
Senin, 17 Februari 2014
Minggu, 26 Januari 2014
JANGAN PUTUS ASA
Kadang kita bertemu dengan
orang-orang yang sering mengeluh, meratap (bahkan tk menutup kemungkinan itu
kita sendiri): “Ya Allah, berapa kali aku
bertaubat kepada-Mu, berapa kali pula setelahnya aku melanggar lagi”.
Yah bersyukurlah orang-orang
yang punya rasa menyesal seperti ini. Tetapi orang yang seperti ini tidak perlu berputus asa, sebab Allah
itu “Qod kataba ‘alaa nafsihi-r Rohmah”, Alah
itu Maha Welas asih. Di surat as-Syuro ayat 28 disebutin, “Wa Huwa-l Ladzi yaqbalu-t Taubata ‘An ‘ibadihi”. Dan Dia-lah yang
Menerima taubat hamba-hambanya. Karena memang Allah adalah dzat yang menerima
taubat dari hamba-hambanya (yang mau taubat tentunya).
So, kalau begitu jangan
seperti orang sakit yang bilang,: “Aku
tidak akan bertaubat sampai aku peroleh kesembuhan”, tapi nasehati dia, “Eh, kamu tidak bakal sembuh kalau kamu
tidak mau berobat!!!”.
Yah, sebagaimana kamu tidak
bisa mengharap datngnya rizki kecuali dengan usaha, begitu juga kamu tidak bisa
mengharap pengampunan dan ridho kecuali dengan taubat.
*ket : usaha disini ada dua, Ihtisaab (seperti para Kyai), dan iktisaab
(seperti petani, pedagang)
Jumat, 27 Desember 2013
NESTAPA AKHIR TAHUN
Mungkin
beberapa hari lagi
akan
ada bayang-bayang baru
yang
membawaku menuju perenungan
yang
telah menjadi debu, yang telah melayangkannya,
dan
yang telah melabuhkannya pada dasar gersang kemudian hujan.
Seperti
halnya musim-musim
yang
terus tertata dengan rapi,
di
dalam perapian jejak -
ketika
masa-masa menaungi pemikiran
untuk
melangkah pada tepian padang ilalang.
Berlarilah
lalu berhentilah!
dengan
semedi, ku temukan riwayat angin
melalui
penafsiran isyarat-isyarat kedamaian
dan
terciptalah sebuah kelopak mata
dari
pergantian aksara dan angka-angka yang meruang
dalam
daftar pensucian silsilah
serapan perubahan, bergantilah pada telapak
angka baru!Palembang | Desember 2013
Selasa, 03 Desember 2013
SEBUTIR MASA
Yang
telah terdampar dari hunusan desah, meluaplah!
jejak-jejak yang tertinggal kemarin sore masih membekas dalam getiran bayang
bulan
melalui geraian angin setapak langkah memberikan isyarat bayang-bayang sendu
melalui geraian angin setapak langkah memberikan isyarat bayang-bayang sendu
yang melumat ukiran awan dan kemudian mengembun.
Ada
bahasa alam yang menyampaikan suatu pagi yang nantinya berselimutkan kalbu
dan
melapisi kesejukan cahya sebagai nafas kerinduan.
Pada
geladak yang sesekali mancuri suara derikan, mulai membuka sejarah
ketika
anak-anak kaki berlarian mencari pintu demi sepenggal cahaya
yang menyela dari
lobang atap yang meratap. Meskipun segelintir ruang untuk benafas,
tetapi
inilah rindu sama seperti anak-anak itu yang masih berlarian mencari nadinya
yang tergambar sebuah warna dari wajahnya.
Seperti
senandung mimpi, hanyalah tengadah kepada-Nya memberikan ritme waktu
akan
genggaman semakin erat dan segelintir peradaban berunut dengan kisah lebih
cerah.
Sebutir
masa ialah penafsiran yang selaras dengan pembulatan nada,
beralun merdu
ketika pilar berdiri melalui sebuah genggaman,
pun rahasia alam mulai membuka
kerimbunan yang penuh dengan deretan embun mengembang,
menerka, atau bahkan
merasuk ke dalam jejak-jejak yang terukir karena muasal telah tertimbun
oleh
fajar.
Hanya
sebutir masa yang menjadi doa,
ketika kedipan mata membuka terik matahari menjadi
awan baru
yang penuh dengan lukisan baru dan nafas yang menggebu.
Sebutir masa
bukan massa lalu tetapi cahya perindu.
Palembang | Desember 2013
Selasa, 05 November 2013
Lembaga Dakwah Kampus
A. Definisi & Ruang Lingkup
Dakwah kampus adalah implementasi dakwah ilallah dalam lingkup perguruan tinggi. Dimaksudkan untuk menyeru civitas akademika ke jalan Islam dengan memanfaatkan berbagai sarana formal/informal yang ada di dalam kampus. Dakwah kampus bergerak di lingkungan masyarakat ilmiah yang mengedepankan intelektualitas dan profesionalitas.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa aktivitas dakwah kampus merupakan salah satu tiang dari dakwah secara keseluruhan, puncak aktivitasnya serta medan yang paling banyak hasil dan pengaruhnya terhadap masyarakat.
B. Latar
Belakang Adanya Dakwah Kampus
a. Rasulullah SAW selalu memberikan perhatian yang cukup besar terhadap para pemuda.
b. Pentingnya dukungan para pemuda sebagai prasyarat tegaknya suatu pemikiran atau pergerakan.
c. Adanya kekhasan mahasiswa Indonesia
d. Pelajaran dari sejarah
e. Masalah regenerasi, pewarisan nilai dan pengalaman merupakan suatu hal yang wajib diperhatikan demi keberlangsungan dakwah
f. Kampus merupakan medan kompetisi antar pergerakan yang lebih terbuka
a. Rasulullah SAW selalu memberikan perhatian yang cukup besar terhadap para pemuda.
b. Pentingnya dukungan para pemuda sebagai prasyarat tegaknya suatu pemikiran atau pergerakan.
c. Adanya kekhasan mahasiswa Indonesia
d. Pelajaran dari sejarah
e. Masalah regenerasi, pewarisan nilai dan pengalaman merupakan suatu hal yang wajib diperhatikan demi keberlangsungan dakwah
f. Kampus merupakan medan kompetisi antar pergerakan yang lebih terbuka
C.
Keistimewaan Mahasiswa
a.
Quwwatus-syabaab (kekuatan pemuda)
Sejak zaman Rasulullah SAW, pemuda merupakan barisan utama dalam memperjuangkan risalah Islam. Pemuda memiliki semangat serta dinamis dalam melakukan segala aktivitas. Hal ini yang menjadikan pemuda selalu memberikan banyak pengaruh dalam perubahan sebuah kaum atau bangsa.
Sejak zaman Rasulullah SAW, pemuda merupakan barisan utama dalam memperjuangkan risalah Islam. Pemuda memiliki semangat serta dinamis dalam melakukan segala aktivitas. Hal ini yang menjadikan pemuda selalu memberikan banyak pengaruh dalam perubahan sebuah kaum atau bangsa.
b.
Atho bilaa tahazzub (memberi tanpa berpihak)
Mahasiswa memiliki pandangan jauh ke depan dan mempunyai sebuah pandangan objektif dan rasional dalam banyak hal. Kekuatan prinsip ini menjadikan perjuangan mahasiswa terjaga idealismenya dan mampu
menjunjung nilai kejujuran dan kemurnian sebuah perjuangan.
Mahasiswa memiliki pandangan jauh ke depan dan mempunyai sebuah pandangan objektif dan rasional dalam banyak hal. Kekuatan prinsip ini menjadikan perjuangan mahasiswa terjaga idealismenya dan mampu
menjunjung nilai kejujuran dan kemurnian sebuah perjuangan.
c.
Qaumun
‘amaliyyun (selalu bekerja)
Wawasan, kompetensi serta kepedulian seorang mahasiswa menjadikan mereka kaum yang progresif dan dinamis. Sifat ini memberikan sebuah energi yang besar dalam bekerja dan beramal secara terus menerus dan dapat mengikuti perubahan zaman.
Wawasan, kompetensi serta kepedulian seorang mahasiswa menjadikan mereka kaum yang progresif dan dinamis. Sifat ini memberikan sebuah energi yang besar dalam bekerja dan beramal secara terus menerus dan dapat mengikuti perubahan zaman.
d.
Al mar’atu war-rijal (wanita dan pria)
Persoalan umat mencakup wilayah pria dan wanita, sedangkan mahasiswa merupakan komunitas yang terdiri dari pria dan wanita. Sehingga komunitas mahasiswa ini akan mampu memperjuangkan permasalahan umat.
Persoalan umat mencakup wilayah pria dan wanita, sedangkan mahasiswa merupakan komunitas yang terdiri dari pria dan wanita. Sehingga komunitas mahasiswa ini akan mampu memperjuangkan permasalahan umat.
e.
Laa istibdaad (tanpa keditaktoran)
Mahasiswa tidak bersifat pragmatis terhadap sebuah kepentingan yang bisa memicu perbedaan dan perselisihan. Rasa kebebasan dan kemerdekaan sebagai seorang mahasiswa yang beriman dan berilmu, mendorong mereka terbuka untuk sebuah musyawarah demi mencapai keputusan terbaik.
Mahasiswa tidak bersifat pragmatis terhadap sebuah kepentingan yang bisa memicu perbedaan dan perselisihan. Rasa kebebasan dan kemerdekaan sebagai seorang mahasiswa yang beriman dan berilmu, mendorong mereka terbuka untuk sebuah musyawarah demi mencapai keputusan terbaik.
f.
‘Alamiyyah
(internasional)
Kesamaan status sebagai mahasiswa, membuat mereka jauh dari fanatisme kedaerahan, agama, maupun ras. Mahasiswa bisa bertemu dan berhimpun bersama atas nama mahasiswa, tanpa batasan bangsa maupun ras.
Kesamaan status sebagai mahasiswa, membuat mereka jauh dari fanatisme kedaerahan, agama, maupun ras. Mahasiswa bisa bertemu dan berhimpun bersama atas nama mahasiswa, tanpa batasan bangsa maupun ras.
Dikutip dari
official website Puskomda Sumsel.
Langganan:
Postingan (Atom)
Formulir Pendaftaran LDK Maisaan STIFI Bhakti Pertiwi Palembang
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu,
LDK Maisaan Open Recruitment !!!
kami membuka pendaftaran bagi ikhwan dan akhwat fillah.
adapun persyaratan :
1. Bertaqwa kepada ALLAH Swt.
2. Mahasiwa/i aktif STIFI BP Maks. Semester IV semua PRODI.
3.Mengisi Form Pendaftaran
4. Berkomitmen Tinggi
5. Motivasi Untuk jadi lebih baik.
Let's Join Us !
Silahkan mengisi formulir pendaftaran berikut :



