Sabtu, 02 Mei 2015

Mengapa Terjadi Perpecahan Setelah Datangnya Ilmu?

Dalam Al Qur’an Allah Ta’ala befirman,

 وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ ۚ وَأُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
“Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat” (QS. Ali Imron: 105) 

Keterangan, Ilmu, hidayah, sudah suatu hal yang maklum, bahwa hal-hal tersebut adalah sebab tercapainya persatuan. Namun mengapa dalam konteks ayat di atas, Allah Ta’ala menyebutkan bahwa kaum-kaum sebelum umat ini, berselisih setelah datangnya ilmu dan keterangan kepada mereka? Jawabannya, terang Imam Al Ajurri rahimahullah, dalam kitab Asy-Syari’ah, adalah karena hasad dan perilaku atau sikap melampui batas. Beliau menyatakan,

 إن الذي حملهم على الفرقة عن الجماعة، والميل إلى الباطل الذي نهوا عنه؛ إنما هو البغي والحسد، بعد أن قد علموا ما لم يعلم غيرهم، فحملهم شدة البغي والحسد إلى أن صاروا قرقا؛ فهلكوا، فحذرنا مولانا الكريم أن نكون مثلهم، فنهلك كما هلكوا.
“Yang menyebabkan mereka berpecah belah, dari persatuan, dan condong kepada kebatilan yang mereka telah dilarang untuk mengikutnya, dikarenakan oleh sikap melampui batas dan hasad. Setelah mereka mengetahui ilmu, yang belum diketahui oleh orang selain mereka.

Maka yang menyebabkan perpecahan di kalangan mereka adalah sikap melampui batas dan rasa hasad. Hingga mereka berpecah belah yang menjadi sebab kehancuran mereka. Oleh karenanya, Allah yang Maha Mulia, memperingatkan kita agar tidak menjadi seperti mereka. Sehingga kita binasa sebagaimana kebinasaan yang menimpa mereka” (Asy-Syari’ah, hal: 17).


 Dalam ayat lain, Allah berfirman,

 وَمَا تَفَرَّقُوا إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۚ وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِنْ رَبِّكَ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ ۚ
“Dan mereka (ahli kitab) tidak berpecah belah, kecuali setelah datang pada mereka ilmu pengetahuan, karena kedengkian di antara mereka. Kalau tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulunya (untuk menangguhkan azab) sampai kepada waktu yang ditentukan, pastilah mereka telah dibinasakan.” (QS. As-Syuro: 14) 

Di sini Tuhan kita mengingatkan, bahwa orang-orang sebelum kita itu diberi ilmu. Lalu mereka hasad antara satu dengan yang lainnya. Sampai menyebabkan mereka berpecah belah. Hingga binasa karena perpecahan. (lihat: Asy-Syari’ah hal: 18).

Memang terbukti dalam kehidupan ini, kita temui perpecahan yang terjadi di kalangan orang-orang berilmu, disebabkan karena rasa dengki dan sikap berlebihan atau melanggar aturan Allah. Hasad karena saudaranya lebih matang ilmunya. Hasad karena saudaranya lebih banyak mad’unya. Hasad karena saudaranya menjadi saingannya dalam berdakwah di suatu daerah. Sehingga mereka saling menjatuhkan satu sama lain. Dari sini terjadilah perpecahan. Tidak ada yang salah dari ilmu. Manusialah yang salah. Kalau bukan karena rasa hasad, tentu ilmu yang mereka bawa akan mempersatukan mereka dan umat. Namun demikianlah manusia..

 إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا
“Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan jahil.” (QS. Al-Ahzab: 72). 

 Ibnu Abbas menjelaskan,

 قال ابن عباس : ظلوما لنفسه جهولا بأمر الله وما احتمل من الأمانة
“Dzolim terhadap dirinya sendiri, jahil terhadap perintah Allah dan amanah yang dipikulkan kepada mereka” (Tafsir Al Baghowi, 4/491).

Ternyata sedemikian bahayanya sifat hasad. Semoga Allah menyelamatkan kita semua dari sifat yang tercela ini.
*** Referensi: Tafsir Al-Baghowi / Ma’alim at Tanzil.
Terbitan: Dar Thoibah, cetakan ke 8, th 1428 H.
Asy-Syari’ah, karya Imam Abu Bakr Muhammad bin Husen Al Ajurri. Tahqiq: ‘Ishom Musa Hadi. Terbitan: Dar As Sidiq. Cetakan ke 3, th 1434 H
Faidah kajian Syaikh Abdurrazaq bin Abdulmuhsin Al ‘Abbad, kajian kitab Asy-Syari’ah milik Imam Al Ajurri, di masjid Nabawi

Kota Nabi, pagi hari 22 Jumadal Akhir 1436H.
Disusun oleh: Ahmad Anshori
Artikel : Muslim.Or.Id

Senin, 16 Maret 2015

Kegiatan Galang Dana Suriah

Assalamu’alaikum Warhmatullah Wabarakatuhu.. Kami dari LDK Maisaan STIFI Bhakti Pertiwi tergabung dalam PUSKOMDA (Pusat Komunikasi Dan Dakwah Daerah) SUMSEL , Acara Sarasehan Daerah 25-27 April 2014 menghasilkan mufakat antar seluruh LDK yang ada di Sumatera Selatan untuk melakukan penggalangan dana bantuan kemanusiaan saudara muslim di suriah yang menderita permasalahan Pangan, Sandang,Papan,Pekerjaan,Kesehatan, Pendidikan, Sosial, Kejiwaan, dsb, Bahkan informasi terakhir ada sekitar 70.000 jiwa menderita kekurangan pangan. Pengungsi Suriah di Berbagai Negara : Yordania (342 ribu),Iraq (80 ribu), Lebanon (230 ribu, Afrika Utara (20 ribu),Turki (170 ribu ) >>> Hampir 1 juta Pengungsi. Sebagian Besar tinggal di Tenda2 Pengungsian, sebagian sebagai Urban Refugees 500 Warga Suriah Dievakuasi dari Kota yang Terkepung
Keterangan Foto: Para perempuan dan anak-anak kota Moadamiyat al-Sham yang terkepung dievakuasi meninggalkan kota yang dikuasai pemberontak Suriah itu. Selama satu tahun terakhir, pasukan pemerintah mengepung kota itu dan menghujaninya dengan bom hampir setiap hari. | AP Photo Berbagai laporan menyebut kelaparan meluas di seluruh penjuru kota, terutama pada anak-anak, sebab pasukan pemerintah memblokade total kota ini sehingga bahan makanan dan kebutuhan lainnya tak bisa memasuki kota. Setiap hari pasukan pemerintah Suriah menghujani kota ini dengan bom, sementara pertempuran terus terjadi di kawasan pinggiran kota. Kini ratusan warga sipil yang meninggalkan kota Moadamiyet al-Sham menjadi bagian dari jutaan orang lain yang kehilangan tempat tinggal akibat konflik bersenjata di Suriah. Mereka kini dipindahkan ke kamp pengungsi yang didirikan pemerintah dan Bulan Sabit Merah di pinggiran kota Qudsaya dekat Damaskus. (Sumber: Kompas Online) Apakah kita sebagai muslim hanya akan berdiam diri? Hanya melihat saudara sesama muslim menderita kelaparan? Tidakkah hati kita terketuk untuk membantunya? Sesungguhnya kondisi kita saat ini jauh lebih bersyukur di bandingkan serangkaian tragedi yang terjadi di suriah! Sekecil apapun infaq yang kita berikan sangat bermanfaat untuk kesejahteraan mereka.
Penggalangan dana untuk kaum Muslimin di Suriah bertemakan “Lembaran Cinta Untuk Suriah “ yang di gerakan oleh LDK Maisaan acaranya termasuk di dalam agenda peringatan hardiknas dan kartini yang di selenggarakan oleh badan eksekutif mahasiswa di kampus kami STIFI Bhakti Pertiwi Palembang, Alhamdulillah Penggalangan Dana Peduli Suriah melalui persentasi di acara tersebut berlangsung lancar dan selama persentasi berlangsung penuh konsentrasi dan simpati para audiens terhadap apa yang di sampaikan, karena yang di bawakan berupa persentasi dokumenter dengan menampilkan foto serta video mulai cerita indonesia ke pendidikan dan kartini sampai kepada perbandingannya dengan suriah , Subhanallah, meskipun tergolong mendadak dan banyak kendala dari faktor intern dan personal, terutama dari hasil SARDA kemaren , kami masih banyak berhutang janji karena seharusnya menggunakan ide-ide yang telah di tetapkan oleh TIM LDK Maisaan dan LDK KEMAS Lubuk Linggau, afwan jiddan sebelum dan sesudahnya karena ke khilafan kami, yang terbesit adalah bagaimana mengumpulkan dana secepat dan se optimal mungkin, kemudian di lanjutkan dengan pengalangan di hari berikutnya keliling di kelas-kelas serta lingkungan civitas akademika, Alhamdulillah Allah mempermudah urusan dan berhasil dilaksanakan terkumpul keseluruhan sebesar Rp 1.105.000,- (Satu Juta Seratus Lima Ribu Rupiah). Kemudian Dana tersebut di kumpulkan melalui Pihak PUSKOMDA SUMSEL ke PUSKOMNAS untuk kemudian disalurkan melalui ke ACT (Aksi Cepat Tanggap) for Humanity yang secara, Terima kasih atas dukungan dan doa sahabat-sahabat semuanya dan permohonan maaf yang sebesar2nya terhadap seluruh pihak terhadap ke khilafan kami, semoga Allah membalasnya dengan kenikmatan yang besar dan menggantinya yang lebih baik. Aamiin Allahumma Aamiin. Dan tentunya ini semua tak menjadi akhir dari cerita solidaritas kemanusiaan yang kami lakukan untuk membantu sesama, semoga saja ke depannya kami bisa membantu mereka lebih banyak lagi. Dan menjadikan kesemuanya pelajaran serta pengalaman yang amat berharga, untuk muhasabah serta perbaikan khususnya kami kedepannya. Jazakallaulakum Khayran Katsiran, semoga dana yang terkumpul bermanfaat sebaik-baiknya oleh rakyat muslim Suriah. InsyaAllah. Syukron Katsir. # Berkarya Untuk Negeri, Cinta Islam Tiada Henti ! Allahu Akbar ! # Merajut Ukhuwah, Merajut Kebaikan by : LDK Maisaan STIFI Bhakti Pertiwi

Formulir Pendaftaran LDK Maisaan STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu, LDK Maisaan Open Recruitment !!! kami membuka pendaftaran bagi ikhwan dan akhwat fillah. adapun persyaratan : 1. Bertaqwa kepada ALLAH Swt. 2. Mahasiwa/i aktif STIFI BP Maks. Semester IV semua PRODI. 3.Mengisi Form Pendaftaran 4. Berkomitmen Tinggi 5. Motivasi Untuk jadi lebih baik. Let's Join Us ! Silahkan mengisi formulir pendaftaran berikut :